Senin, 09 Januari 2012

Apa alasan saya berhijab?


Menutup aurat untuk wanita-wanita islam (muslimah) adalah wajib, tapi masih banyak yang tidak menutup aurat dengan sempurna sebagaimana yang dituntut Islam. Malah ada yang seakan-akan menjunjung tinggi fashion seolah-olah tidak ada hukum atau syariat Islam. Nauzubillah… Seharusnya kita berbalik kepada niat asal kita kenapa kita wajib menutup aurat.
Firman Allah swt :
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dgn kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yg diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yg dikerjakannya. (Al-Baqarah 286)

75 alasan wanita Menutup Aurat
  1. Menjalankan syi’ar Islam.
  2. Berniat untuk ibadah.
  3. Menutup aurat terhadap yang bukan muhrim.
  4. Karena saya ingin ta’at kepada Allah yang telah menciptakan saya, menyempurnakan kejadian, memberi rezki, melindungi, dan menolong saya.
  5. Kerana saya ingin ta’at kepada Rasul-Nya, pembimbing ummat dengan risalah beliau.
  6. Untuk memperoleh Ridho Allah (InsyaAllah).
  7. Merupakan wujud tanda bersyukur atas nikmat-Nya yang tiada putus.
  8. Seluruh ulama sepakat bahwa hukum menutup aurat itu wajib.
  1. Meninggikan darjat wanita dari belenggu kehinaan yang hanya menjadi objek nafsu semata.
  2. Menutup aurat sesuai untuk semua wanita yang mau menjaga dirinya dari objek nafsu semata.
  3. Saya ingin menjadi wanita solehah.
  4. Saya tengah berusaha mencapai derajat taqwa.
  5. Menutup aurat hanya untuk taqwa.
  6. Penutup aurat adalah identitas wanita muslimah.
  7. Menjauhkan diri dari azab panasnya api neraka di hari kemudian.
  8. Isteri-isteri Rasulullah berbusana muslimah.
  9. Para sahabiah (sahabat Rasulullah yang wanita) juga berbusana muslimah.
  10. Untuk meninggikan izzah Islam.
  11. Untuk meninggikan izzah (kemuliaan) diri sebagai wanita (muslimah).
  12. Menutup aurat untuk melindungi diri.
  13. Membuat saya lebih merasa aman.
  14. Menjaga diri dari gangguan lelaki gatal.
  15. Menjaga diri dari obyek pandangan lelaki yang hanya ingin ‘cuci mata’.
  16. Menjaga diri dari objek syahwat lelaki.
  17. Menjaga diri dari mata lelaki yang bernafsu.
  18. Menjaga diri dari tangan-tangan lelaki yang ingin meraba.
  19. Menghindar dari zina mata dan zina hati.
  20. Merupakan pencegahan dari perbuatan zina itu sendiri.
  21. Menutup aurat dapat menghindari saya dari sikap-sikap yang negatif.
  22. Meuntup  aurat dapat menghapus keinginan-keinginan yang menyimpang.
  23. Membuat saya lebih bersahaja.
  24. Membuat saya lebih khusyu’.
  25. Mejauhkan saya dari perbuatan dosa (insyaAllah).
  26. Membuat saya malu bila berbuat dosa.
  27. Mendekatkan saya pada Allah.
  28. Mendekatkan saya pada Rasulullah.
  29. Mendekatkan saya pada nabi-nabi-Nya.
  30. Mendekatkan saya pada sesama muslim.
  31. Mendekatkan saya pada ajaran Islam.
  32. Membuat saya tetap ingin belajar tentang Islam.
  33. Membuat saya selalu merasa haus akan ajaran Islam.
  34. Membuat saya tetap ingin menjalankan ajaran Islam.
  35. Merupakan satu barometer telah terbentuknya suatu lingkungan yang Islami.
  36. Membedakan diri dari penganut agama lain.
  37. Memudahkan dalam mengenali sesama saudari seiman.
  38. Memperkuat tali silaturahmi dan ukhuwah sesama muslimah.
  39. Menghilangkan keraguan saya bila ingin menyapa saudari muslimah.
  40. Memudahkan menanamkan rasa sayang-menyayangi sesama saudara/saudari seiman.
  41. Membuat saya lebih terlihat anggun.
  42. Membuat saya terlihat menyenangkan.
  43. Membuat saya lebih terlihat wanita.
  44. Tidak terlihat seperti laki-laki.
  45. Membuat saya selalu berada dalam lingkungan yang Islami.
  46. Menutup aurat menjaga saya dari pergaulan yang salah.
  47. Memudahkan saya (dengan izin Allah) mengenal lelaki yang soleh.
  48. Dengan keta’atan pada Allah, Allah akan memberikan kemudahan-Nya.
  49. Memudahkan saya dalam berdakwah..
  50. Membuat lebih mudah bergerak.
  51. Menutup aurat menjagaku sehingga tidak terlihat lekuk-lekuk tubuh
  52. Sangat susah bila memakai pakaian wanita seperti trend saat ini (yang ketat).
  53. Saya tidak suka memakai seluar yang ketat.
  54. Seluar yang ketat dapat menyebabkan kanser rahim karana suhu di sekitar rahim tidak teratur (Panas).

  1. Melindungi kulit wajah dari make up yang dapat merosak kulit.
  2. Melindungi kulit dari sengatan sinar matahari.
  3. Mengurangkan risiko penyakit kanser kulit.
  4. Pancaran matahari dapat mengurangi kelembaban kulit sehingga kulit jadi kering.
  5. Mengurangkan munculnya bintik-bintik hitam pada permukaan kulit akibat perubahan pigmen di usia tertenu.
  6. Melindungi rambut dari debu-debu yang berterbangan.
Debu-debu itu dapat mengotori rambut dan menyebabkan rambut mudah kotor yang menyebabkan kebotakan.
  1. Membuatkan saya untuk hidup lebih sederhana.
  2. Menghindari hidup yang membazir.
  3. Membuat diri tidak silau dengan kemegahan dunia dan segala perhiasannya.
  4. Membuat saya lebih memikirkan hal lain selain model dan perhiasan.
  5. Menempatkan wanita menjadi subjek dalam proses pembangunan ummat.
  6. Membuat saya merasa menjadi wanita sejati..
  7. Diawali dengan menutup aurat, saya ingin menapak jalan ke surga
seruan ini bukan dari ulama atau mufti, tetapi seruan ini dari Allah yang menjadikan kamu. Hairannya, manusia terima semua yang diberi oleh Pencipta seperti makan, minum, kesihatan, rezeki dan banyak lagi kalau ingin dihitung sudah pasti manusia tidak dapat menghitungNya, nikmat Tuhan.

Minggu, 08 Januari 2012

Manusia Berkepribadian Penolong

Add caption
              Manusia berkepribadian menolong di motivasi oleh kebutuhan untuk dicintai, dihargai, dan untuk mengekspresikan perasaan positif mereka kepada orang lain. kelebihan orang-orang berkepribadian ini dalam pergaulan adalah orang ini penuh perhatian, menghargai orang lain, murah hati, hangat, jenaka, dan mengasuh. Namun bukan berarti orang berkepribadian ini "perfect" dalam pergaulan, orang-orang ini juga mempunyai kekurangan dalam pergaulan seperti, cenderung mengendalikan, posesif, dan kurang tulus, mengapa? karena mereka kesulitan meminta secara langsung apa yang mereka inginkan, mereka juga cenderung memanipulasi sesuatu untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.
            

         Manusia berkepribadian penolong biasanya lebih memilih untuk berkecimpung dalam pekerjaan yang berhubungan dengan orang lain, mereka sering kali terlibat dalam profesi yang memberi bantuan seperti konselor, guru atu petugas kesehatan. mereka senang bersosialisasi dengan orang lain, mencari pengalaman baru dilingkungan yang berbeda dengan menggali khazanah batinnya.


                                                                                                  Sumber : Eneagram

Jumat, 30 Desember 2011

Keuntungan lain Facebook untuk wanita ^^



Banyak hal yang bisa Anda lakukan di Facebook. Tidak hanya sebagai wadah bersosialisasi, situs jejaring ini juga bisa dijadikan tempat untuk memantau dan memengaruhi orang lain.

Menurut beberapa pria, wanita bisa memanfaatkan Facebook, tidak hanya dalam hal positif, tapi juga hal negatif. Salah satunya jika terkait masalah hubungan dengan lawan jenis.

Berikut opini beberapa pria yang membeberkan hal mengejutkan yang bisa dilakukan wanita di Facebook.

1. Membuat profil palsu untuk menguntit mantan pacar
Hal satu ini mungkin tampak sedikit ekstrem. Tapi, banyak wanita sengaja membuat profil palsu untuk bisa memantau mantan pacar tanpa diketahui pasangannya. Daripada menelepon atau mengirimkan sms, sekadar menulis “Apa kabar?” di wall Facebook, cara ini memang lebih aman.

2. Memanipulasi penampilan
Menurut pria, tidak sedikit wanita yang sering memasang foto di Facebook untuk menampilkan citra diri yang tidak sesuai realitas. Dalam foto-foto mungkin ingin terlihat lebih seksi dan berani atau sebaliknya, dan berlawanan dengan kenyataan. Hati-hati, hal ini bisa menjadi bumerang buat wanita.

3. Menulis status berlebihan dan provokatif
Status di Facebook bisa dibaca siapa saja dan banyak wanita yang mengggunakannya untuk tujuan provokasi atau pamer. Bagi pria, hal yang paling menyebalkan adalah “curhat”, soal kehidupan pribadi di status. Menurut pria, lebih baik berbicara langsung daripada mengumbarnya di Facebook, karena kesannya seperti mengharap belas kasihan. Selain itu, pamer soal kelebihan atau tempat yang didatangi dan langsung memasangnya di status.

4. Memasang foto ambigu
Status sudah berhubungan dengan seseorang, tetapi dalam beberapa foto terlihat mesra dengan pria lain. Hal ini seperti ingin “membakar” rasa cemburu pasangan dengan cara kekanakan. Foto ambigu itu juga menurut pria, sengaja untuk membuat orang lain mempertanyakan hubungannya, dan memberikan perhatian padanya.

5. Status hubungan palsu
Beberapa wanita lajang banyak memasang status hubungan dengan “in a relationship”. Hal ini dilakukan untuk menghindari reaksi “kasihan” orang atas statusnya yang masih lajang. Hal ini menurut pria, sangat tidak masuk akal, karena justru status tersebut menghambatnya mendapat
pasangan. Apakah Anda juga melakukan hal sama? Hati-hati, menurut opini pria, kebiasaan ini bisa menjadi bumerang bagi wanita!!


Sumber : rangkuman dari pendapat temen-temen Facebook ^^

Minggu, 18 Desember 2011

Kisah asal mula Kuningan



Pada masa dahulu sunan gunung jati, salah seorang dari wali songo pergi ke negeri cina menyebarkan agama Islam. Ia bertemu dengan kaisar Tiongkok yang seorang Tartar. Kaisar Tiongkok itu menguji Sunan Gunung Jati dengan menanyakan apakah putrinya yang bernama Ong Tien Neo pada waktu itu sedang mengandung. Sunan Gunung Jati tanpa ragu-ragu menjawab Ya! Bahkan menurutnya, putri itu akan melahirkan  seorang putra dalam waktu dua atau tiga bulan lagi. Sang Kaisar menjadi murka mendengar  jawaban itu.Ia yakin bahwa putrinya pada saat itu masih perawan.
Karena jawaban itu ,Sunan Gunung Jati di tuduh sebagai wali palsu. Ia kemudian di hukum dengan di ceburkan ke laut. Berkat rahmat Allah Swt, Sunan Gunung Jati selamat di bawa arus laut sehingga terdampar kepantai Cirebon  yang memang tempat kediamannya. Ong tien Nio sangat sedih ketika mendengr bahwa Sunan Gunung Jati telah di hukum oleh ayahnya. Ia merasa lebih kesal lagi karena ia memang hamil secara mukjizat. Mengetahui hal ini, Kaisar sangat menyesali perbuatannya karena telah mempermainkan seorang saleh. Demi menebus dosanya, Ia kemudian mengirim Ong Tien Nio ke Cirebon untuk di nikahkan degan Sunan Gunung Jati.
Setelah menjadi istri Sunan Gunung Jati, Ong Tien Nio kemudian melehirkan seorang putra yang di perolehnya secara gaib itu di suatu kota yang terletak di lereng Gunung Ceremai. Pangeran kecil itu di beri  nama Aria Kemuning karena warna kulit tubuhnya yang kuning muda. Kota tempat kelahirannya itu kemudian diberi nama Kuningan. Hingga saat ini  di Kuningan ada satu makam, yang di anggap sebagai makam Aria Kemuning. Makam itu sampai saat ini diziarahi oleh banyak orang.

*Sumber: Sejarah untuk anak(Yudhistira)

Sabtu, 10 Desember 2011

Sumber Inspirasirasi Buku Zero To Hero



1)      Al-Qur’an Al-Karim
2)      An-Nawawi, Riyadhus Shalihin, Al-Ma’arif, Bandung.
3)      An-Nawawi, Syarah Hadist Arbain, Hazanah Ilmu, Solo, 1996.
4)      ‘Aidh Bin Abdullah Al Qarni, DR. Jangan Bersedih, IBS, Bandung, 2004.
5)      ‘Aidh Bin Abdullah Al Qarni, DR. Kunci Sukses, Al I’tishom, Jakarta, 2005.
6)      Abbas As-Sissi, Dakwah Dan Tarbiyah, Al-Quds, Jakarta 1994.
7)      Abduh Rabbani, Aktifis Harokah Dambaan Umat, Pustaka Al-Bayyinah, Jakarta, 1993.
8)      Abdul Bara’ Sa’ad Bin Muhammad Ath Thakhisi, Tazkiyatun Nafs, Pustaka Mantiq, Surakarta, 1996.
9)      Abdul Qadir Abu Faris, Tashawwur Islami, Media Idaman, Surabaya, 1994.
10)   Abdullah Nashih Ulwan, 5 Taujih Ruhiyah, Media Idaman, Surabaya, 1994.
11)   Abdullah Nashih Ulwan, Pendidikan Anak Dalam Islam, CV. Assyifa’ Semarang, Tanpa Tahun.
12)   Abdullah Nashih Ulwan, Tarbiyah Akhlakiyah, Amal Sehat Press, Jakarta, 1994.
13)   Abdullah Nashih Ulwan, Tarbiyah Ruhiyah, Rabbani Press, Jkarta, 1993.
14)    Abu Ahmad MArwan, Yang Tegar di Jalan Dakwah, YP2SU, Yogyakarta, 1992.
15)   Abu Ridha, Urgensi Tarbiyah dalam Islam, Inqilab Press, Jakarta, 1994.
16)   Ahmad Faried, DR., Menyucikan Jiwa, Risalah Gusti, Surabaya, 1994.
17)   Bobbi De Potter, et.all. Quantum Teaching, Kaifa, Bandung, 2000.
18)   Fathy Yakan, Komitmen Muslim Kepada Harakah Islamiyah, Najah Press, 1994.
19)   Fathy Yakan, Komitmen Muslim Sejati, Era Intermedia, Solo.
20)   Hafidhuddin, Didin, 2000. Makalah Sistem Pendidikan Islam Solusi Perbaikan Moral Generasi Bangsa.
21)   Hasan Al-Banna, Kajian Penting dalam Sirah Nabi dan Sejarah Islam, Risalah Gusti, Surabaya, 1994.
22)   Hasan Al-Banna, Hadist Tsulatsa’,Era Intermedia, Solo, 2000.
23)   Hasan Al-Banna, Risalah Pergerakan, Era Intermedia, Solo, 1998.
24)   Ibnu Qudamah Al-Maqdisi, Mukhtashar Minhajul Qashidin, Mu’assasah ‘Ulumul Qur’an, Damsyiq-Beirut, 1978.
25)   Ibnul Qoyyim, Terapi Penyakit Hati, Pustaka Mantiq, Solo, 1996.
26)   Jasim Badr Al-Muthawi, Efisiensi Waktu, Risalah Gusti, Surabaya, 1993.
27)   Khalid Muhammad Khalid, Karakteristik Perihidup 60 Sahabat Rasulullah, Diponegoro, Bandung, 1992.
28)   Khurram Murad, Generasi Qur’ani, Risalah Gusti, Surabaya, 1992.
29)   Muhammad Shalih Al-Munajjid, Obat Lemahnya iman, Darul Falah, Jakarta, 1995-1415H.
30)   Najib Khalid ‘Amir, Tarbiyah Rasulullah, Gema Insani Press, Jakarta, 1994.
31)   Rahmat Abdullah, KH. Untukmu Kader Dakwah Bijak, Pustaka Da’watuna, Jakarta, 2004.
32)   Said bin Al-Kahthani, DR, Dakwah Islam Dakwah Bijak, Gema Insani Press, Jakarta, 1994.
33)   Said Hawwa, Jalan Ruhani, Mizan, Bandung, 1995.
34)   Said Hawwa, Membina Angkatan Mujahid 2, Al-ishlahy Press, Jakarta, 1993.
35)   Sayyid Bin Abdul Maqshud bin Abdurrahim, Merajut Hati Terapi Praktis Menyeimbangkan Nurani Menuju Ilahi, Risalah Gusti, Surabaya, 1994.
36)   Sayyid Muhammad Nuh, Terapi Mental aktifis Harakah, Pustaka Mantiq, Solo, 1994.
37)   Sayyid Muhammad Nuh, Manhaj Rasul Menanamkan Ruhul Jihad pada Jiwa para Sahabat, Pustaka Amanah, Solo, 1994.
38)   Sayyid Kuthub, Petunjuk Jalan (Ma’alim Fith Thariq), Media Dakwah Jakarta, 1987.
39)   Sayyid Kuthub, Fi Zhilaalil Qur’anm Juz. 1, Bina Ilmu, Surabaya, 1982.
40)   Sayyid Kuthub, Fi Zhilaalil Qur’anm Juz. 12,  GIP, Jakarta, 2001.
41)   Sholah Abdul Fatah Al-Kholidi, DR, Membedah Qur’an versi Qur’an, Pustaka Progressif, Surabaya, 1997.
42)   Valentine Dinsi, Jangan Mau Seumur Hidup Jadi Orang Gajian, Lets Go, Jakarta, 2004.
43)   Wibowo, B.S. dkk., 2002.  SHOOT, Kiat Praktis Manajemen Pengembangan SDM untuk Pribadi, Tim dan Lembaga dalam Meraih Sukses Dunia Akhirat. Bandung : PT Syamil Cipta Media.
44)   Yusuf Al-Qaradhawi, DR, Ikut Ulama Yang Mana?, Prores-sif, Surabaya.
45)   Yusuf Al-Qaradhawi, Fiqh Prioritas, Rabbani Press, Jakarta 1997.
46)   Yusuf Al-Qaradhawi, Iman dan Kehidupan, Bulan Bintang, Bandung, 1987.
47)   Yusuf Al-Qaradhawi, Karakteristik Islam, proressif, Surabaya, 1997.
48)   Yusuf Al-Qaradhawi, Sistem Masyarakat Islam, CIP, Solo, 1997.
49)   Yusuf Al-Qaradhawi, Totalitas Islam, Rabbani Press, Jakarta 1993.
50)   Kumpulan Makalah, Ceramah dan Manuskrip.
51)   Bendel Majalah Inthilaq, Lembaga Pengkajian Dunia Islam, Jakarta, 1992-1993.
52)   Bundel Majalah Sabili.
53)   Bundel Majalah Tarbawi.
54)   Bundel Majalah Saksi.
55)   Bundel Majalah Ghoib.
56)   Bundel Majalah Ummi.
57)   Bundel Majalah Hidayatullah.
58)   Bundel Majalah Da’watuna.
59)   Kliping berbagai surat kabar.

9 Tipe Kepribadian



1.       Perfeksionis
Dimotivasi oleh kebutuhan untuk hidup dengan benar, memperbaiki diri sendiri dan orang lain, dan menghindari marah.
2.       Penolong
Dimotivasi oleh kebutuhan untuk dicintai dan dihargai, untuk mengekpresikan perasaan positif pada orang lain, dan menghindari kesan membutuhkan.
3.       Pengejar Prestasi
Dimotivasi oleh kebutuhan untuk menjadi orang yang produktif, meraih kesuksesan, dan terhindar dari kegagalan.


 4.       Romantis
Dimotivasi oleh kebutuhan untuk memahami perasaan sendiri dan dipahami oleh orang lain, untuk menemukan makna hidup, dan menghindari citra diri yang biasa-biasa saja.
5.       Pengamat
Dimotivasi oleh kebutuhan untuk mengetahui segala sesuatu dan memahami semesta, merasa cukupdengan diri sendiri dan menjaga jarak, dan menghindari kesan bodoh atau tidak memiliki jawaban.
6.       Pencemas
Dimotivasi oleh kebutuhan untuk mendapatkan persetujuan, merasa diperhatikan, dan terhindar dari kesan pemberontak.
7.       Petualang
 Dimotivasi oleh kebutuhan untuk merasa bahagia dan merencanakan hal-hal menyenangkan, memberi sumbangsih kepada dunia, dan terhindar dari derita dan duka cita.
8.       Pendamai
Dimotivasi oleh kebutuhan untuk menjaga kedamaian, menyatu dengan orang lain, dan menghindar konflik.
                                                                   9.    Pejuang
 Dimotivasi oleh kebutuhan untuk dapat mengandalkan diri sendiri dan dapat memberi pengaruh pada dunia dan terhindar dari kesan lemah.


                                                                                                              

Dari: Eneagram

1.   

Minggu, 20 November 2011

"MAKKAH KOTA PALING SELAMAT DI DUNIA"

BAGI orang-yang memahami hukum fizik dan banyak mengkaji tentang kehebatan Mekah akan menemu kan sesuatu yang baru. Penemuan itu menguatkan lagi keyakinan,Islam agama yang datang dari tuhan yang Maha Esa. Sekali gus, menjadikan diri semakin dekat kepada pencipta dan terasa kerdilnya diri di sisi tuhan.

Prof. Norhisham Wahab, Pengasas Color Vaibration Therapy yang banyak mengkaji tentang kaitan amalan haji dengan sains menjelaskan, Mekah ada lah kawasan yang mempunyai graviti paling stabil. Boleh dikatakan ia kawasan paling selamat di dunia. Tidak keterlaluan kalau dikatakan, jika suatu hari nanti bumi mengalami kekacauan dan malapetaka, Mekah adalah bumi yang paling selamat untuk didiami.

“Itulah kawasan yang dicari-cari selama ini, di mana manusia boleh tinggal dengan selamat dan aman se hingga berlakunya kiamat. Sebagai pusat bumi memang banyak keistime waannya. Tekanan gravitinya tinggi, dan di situlah berpusatnya bunyi-bunyian yang membina yang tidak boleh didengar oleh telinga.

“Suatu masa dulu kiblat kita adalah masjid al-Aqsa dan di situlah pusat bumi ketika itu. Kemudian Allah pe rintahkan Nabi untuk berpaling ke arah Kaabah sebagai kiblat. Dari apa yang saya pernah kaji, berlaku gempa bumi dan pergerakan lempeng bumi di tanah Arab clan menyebabkan pusat bumi berubah ke Mekah,” katanya.

Prof. Nohisham juga menjelaskan tekanan graviti yang tinggi memberi kesan langsung kepada sistem imun badan untuk bertindak sebagai pertah anan daripada segala serangan penya kit. Sebenarnya ketika berada di sana, sistem imun akan menjadi lebih kuat secara semula jadi tanpa bantuan vaksin.

Pengaruh graviti banyak memainkan peranan untuk merangsang kelenjar pineal yang terletak di otak tengah un tuk mengawal kekuatan sistem imun. Memang sudah dibuktikan apabila berada di Mekah yang sakit akan jadi sihat clan yang lemah akan bertenaga. Apabila graviti tinggi maka banyak elektron ion negatif yang berkumpul di situ. Sebab itulah doa akan termakbul kerana di situ adalah tempat gema atau ruang dan masa serentak. Apa yang diniatkan di hati adalah gema yang tidak boleh didengar tetapi boleh dikesan frekuensinya. Pengaruh elektron menyebabkan kekuatan dalaman kem bali tinggi, penuh bersemangat untuk melakukan ibadat, tidak ada sifat putus asa, mahu terus hidup, penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah.

Ketika berada di sisi Kaabah perasa an akan segera berubah menjadi hening, tenang, sayu, rendah diri, kerdil pada kebesaran tuhan. Semua itu ada lah pengaruh dari tekanan graviti yang tinggi. Meskipun ada niat jahat Yahudi atau Kristian untuk menghancurkan Mekah, cubaan itu tidak akan berjaya. Setinggi mana teknologi ketenteraan negara-negara maju tetapi tidak dapat menembusi Mekah.

Andai kata ada peluru berpandu yang dihalakan ke Mekah untuk menghancurkannya, itu pun tidak akan berjaya. Gelombang radio tidak boleh mengesan kedudukan Kaabah. Begitulah hebatnya tempat yang Allah pilih sebagai kiblat bagi umat Islam. Sudah pastinya manusia biasa tidak mampu mencipta sesuatu sehebat itu. Malah teknologi satelit pun tidak boleh merieropong apa yang ada di dalam Kaabah. Frekuensi radio tidak mungkin dapat membaca apa-apa yang ada di dalam Kaabah kerana tekanan graviti yang tinggi.

“Tempat yang paling tinggi teka nan gravitinya, mempunyai kandu ngan garam dan aliran anak sungai di bawah tanah yang banyak. Sebab itu lah jika bersembahyang di Masjidilha ram walaupun di tempat yang terbuka tanpa bumbung masih terasa sejuk. Sujud, dahi mencecah lantar masih terasa dingin mamar yang dipanah matahari kerana tekanan graviti tinggi itu,” terangnya.

Selama ini kita hanya diajar tentang melakukan ibadat haji, rukunnya, seja rahnya, perkara yang dilarang semasa ihram clan penjagaan kesihatan ketika di Mekah. Mengapa tidak pernah ada ulama atau tokoh agama yang mem beritahu apa rahsia di sebalik rukun haji itu. Hikmah-hikmah yang selalu di laung-laungkan tentang haji sudah terlalu biasa sangat. Haji dilihat sebagai satu pengorbanan, memerlukan kesabaran yang tinggi, persaudaraan, mengabdikan diri, melawan nafsu, dugaan, persamaan, perpaduan, kesu dan rohani, menghambakan diri dan satu cita-cita. Semua yang dijelaskan terlalu subjektif.

Justeru, Al Islam mengambil kesempatan ini untuk merungkaikan nikmat di sebalik tuntutan rukun haji dan larangan di dalam ihram berdasarkan hubungannya di dalam sains. Ia sudah pasti dimulakan dengan niat. Nampak mudah tetapi besar impaknya pada keseluruhan ibadat. Niat di sini bukan saja niat ihram tetapi juga niat kali pertama yang ter lintas di hati untuk menunaikan haji. Menurut Prof Norhisham, apabila niat untuk mengerjakan haji sudah terlintas di hati, ia sebenarnya sudah sampai ke Kaabah. Untuk mendapatkan haji yang mabrur bermula dari niat semasa di tanah air. Akuinya, memang ramai yang mampu untuk mengerjakan haji namun untuk mendapatkan yang mabrur cukup sukar. Budaya masyarakat Melayu sebenarnya banyak menghalang tujuan mendapat kan haji yang mabrur.

Katanya ramai yang tidak faham tentang ibadat tersebut. Ibadat haji mempu nyai hubungan yang sangat rapat antara manusia dengan tuhan. Justeru tidak boleh ada rasa riak dan bangga diri. Jika membuat kenduri pun tidaklah sampai menjemput satu kampung.

‘Niat ke sana untuk apa? Belum pun habis kita menyusun niat sebenamya Kaabah sudah boleh mengesan apa yang di dalam hati kita. Niat itu ibarat bar kod yang akan diimbas semasa di sana nanti.

“Kita pergi ke sana untuk penye rahan diri pada tuhan, rasa kerdil pada kebesaran Nya. Secara automatik akan menyebabkan kita lupa pada urusan dunia dan kesusahan yang ditempuhi. Pemusatan fikiran hanya kepada Allah tuhan yang satu, ia akan datang dengan sendirinya apabila berada di Mekah kerana semua itu ada kaitan dengan kekuatan Kaabah sebagai pusat bumi,” ujarnya.

Tambahnya lagi, Kaabah bukan se kadar bangunan hitam empat persegi tetapi satu tempat yang ajaib kerana di situ pemusatan tenaga, graviti, zon magnetisme sifar dan tempat yang pa ling dirahmati. Mengapa bermalam di Muzdalifah dan Mina menjadi satu perkara yang wajib sebelum melontar ketiga-tiga jamrah. Di sebalik semua itu ada tujuan apabila Allah menurunkan perintah nya. Menurut Prof Norhisham, wajib haji itu bertujuan mendapatkan cukup rehat bagi memulihkan tenaga sebe lum kembali semula ke Masjidilharam menunaikan tawaf dan sai.

“Tidur dengan posisi menghadap Kaabah secara automatik otak tengah akan terangsang sangat aktif hingga tulang belakang. Pengaruh graviti itu penting untuk menentukan kedudukan kan tulang belakang bagi menghasilkan sel darah. Ini adalah sebagai langkah persediaan untuk melakukan rukun haji yang berikutnya sebab itulah diwajibkan bermalam.

“Semasa tawaf nanti memerlukan tenaga yang banyak untuk mengelilingi Kaabah sebanyak tujuh kali. Bila ber malam di Mina seolah-olah kita sudah dapat bateri baru untuk melakukan rukun yang lebih mencabar lagi,” jelasnya. Manakala mengenai tawaf pula memang banyak keistimewaannya. Pergerakan mengelilingi Kaabah arah lawan jam memberikan tenaga hayat secara semula jadi daripada alam semesta. Sebenarnya pusat bumi itu bukan sekadar untuk bumi saja tetapi ia seakan satu ruang atau suis yang mengawal seluruh cakerawala, bintang, matahari, planet dan ruang angkasa. 

Bermakna pusat bumi itu ada tenaga yang cukup kuat yang tidak boleh dili hat, dengar, rasa tetapi boleh dikesan frekuensinya. Prof Norhisham turut menjelaskan pergerakan lawan jam di dalam jum lah tujuh pusingan. Katanya, semua yang ada di alam ini bergerak mengi*kut lawan jam, Allah telah tentukan hukumnya begitu. Elektron mengelilingi nukles, molekul protein terbentuk dari kiri ke kanan, darah beredar juga dari arah yang sama di dalam badan, sperma juga beredar mengikut lawan jam, matahari, bulan dan planet semuanya berputar mengikut hukum yang sama.

Peredaran darah atau apa saja di dalam tubuh manusia mengikut lawan jam. Justeru dengan mengelilingi Ka abah mengikut awan jam, bermak na peredaran darah di dalam badan meningkat dan sudah tentunya akan menambahkan tenaga. Sebab itulah orang yang berada di Mekah sentiasa bertenaga, sihat dan panjang umur.

“Manakala bilangan tujuh itu ada lah simbolik kepada tidak terhingga banyaknya. Angka tujuh itu membawa maksud tidak terhad atau terlalu ba nyak. Dengan melakukan tujuh kali pusingan sebenarnya kita mendapat ibadat yang tidak terhad jumlahnya,” terang Prof Norhisham. Manakala di dalam menunaikan rukun haji, ada perkara yang dilarang semasa berihram seperti tidak boleh tutup kepala, muka dan tapak tangan. Rambut, janggut tidak boleh disapu minyak, tidak boleh menanggalkan bulu dan rambut, memotong kuku dan memakai pakaian bersarung yang ber jahit- khususnya bagi lelaki. 

Semua larangan itu ada penerangan-nya. Larangan memakai topi, songkok atau menutup kepala kerana rambut clan bulu roma adalah ibarat antena untuk menerima gelombang yang balk yang dipancarkan terus dari Kaabah. Begitu juga, muka clan tangan mem punyai fungsi yang sama. Sebab itu lah selepas melakukan haji kita seperti dilahirkan semula sebagai manusia baru kerana segala yang buruk telah ditarik keluar clan digantikan dengan nur atau cahaya yang baru.

Selepas selesai semua itu baru lah bercukur atau tahalul. Tujuannya untuk melepaskan diri daripada pan tang larang dalam ihram. Namun rahsia di sebaliknya adalah untuk member sihkan antena atau reseptor kita dari segala kekotoran supaya hanya gelom bang yang baik saja akan diterima oleh tubuh.

Sambungnya lagi, penggunaan kain kapas sebagai kain ihram selain untuk menonjolkan persamaan di sisi tuhan, wujud rahsia yang lebih mendalam. Kain kapas menurut Prof Norhisham adalah simbolik tanah hitam yang berunsur karbon. Kapas adalah unsur yang paling bersih. Sudah dikaji, kain kapas boleh membiaskan atau meman tulkan semula radiasi gelombang jarak jauh atau gelombang infra merah. Gelombang ini memang sudah dikenal pasti mempunyai kesan yang tidak baik kepada badan,” jelas.

Sumber:
Majalah Al Islam (keluaran Sept)