Rabu, 25 Januari 2012

Attitude


Mereka dengan attitude negatif selalu berpikir, “Saya tidak bisa”
Mereka dengan attitude positif selalu berpikir, “Saya pasti bisa”
Mereka dengan attitude negatif selalu berpikir, “Mungkin ada jalan keluar, tapi terlalu sulit”
Mereka dengan attitude positif selalu berpikir, “Hal ini mungkin sulit, tapi ada jalan keluar”
Mereka dengan attitude negatif selalu pasrah dengan keadaan, sementara mereka dengan attitude positif selalu mengambil tindakan.
Mereka dengan attitude negatif selalu melihat keterbatasan-keterbatasan, sedangkan mereka dengan attitude positif selalu melihat kemungkinan-kemungkinan.
Sikap atau attitude sangat menentukan value kita dalam mengarungi kehidupan ini.  Banyak orang mengira bahwa sikap adalah hal sepele yang begitu saja mudah diabaikan.  Tapi jangan salah, sikap kita menentukan nasib kita kedepan.
Mau coba?  TIDAK BAYAR… coba murahlah senyum dan sapa kepada isteri, anak, orang tua dan tetangga Anda.  Dan perhatikan serta catat perubahan yang PASTI terjadi.
dari buku : Fight Like A Tiger Win Like A champion


Selasa, 24 Januari 2012

curhatku ^^ 24112

Mengagumimu Cinta


Ku kagumi gunung salju yg ptih,
karena cintku sptih salju itu,
ku kagumi air yg mengalir
karena itu curahan cntaku pdmu.
Tpi sekarang. . . !!!
Kau jdkan drimu sperti byangan di dlm cermin,
yg hnya bsa ku lhat tpi tdak prnah bisa untk ku gapai.
Mncitaimu bgai sbuah mmpi yg indah
di saat ku trlelap tpi sukar untk jd knyataan.
Stu hal yg hrus kmu tau.
Mmiliki cntamu adalah suatu pengharggaan
walau syurga sebagai tembusan nya.
Kurelakan dirimu cinta...
Hanyut bersama rasa yang tak terduga..
Tenggelam bersama angin..
Dan mengabu bersama api..
Selamanya......

Senin, 09 Januari 2012

Apa alasan saya berhijab?


Menutup aurat untuk wanita-wanita islam (muslimah) adalah wajib, tapi masih banyak yang tidak menutup aurat dengan sempurna sebagaimana yang dituntut Islam. Malah ada yang seakan-akan menjunjung tinggi fashion seolah-olah tidak ada hukum atau syariat Islam. Nauzubillah… Seharusnya kita berbalik kepada niat asal kita kenapa kita wajib menutup aurat.
Firman Allah swt :
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dgn kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yg diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yg dikerjakannya. (Al-Baqarah 286)

75 alasan wanita Menutup Aurat
  1. Menjalankan syi’ar Islam.
  2. Berniat untuk ibadah.
  3. Menutup aurat terhadap yang bukan muhrim.
  4. Karena saya ingin ta’at kepada Allah yang telah menciptakan saya, menyempurnakan kejadian, memberi rezki, melindungi, dan menolong saya.
  5. Kerana saya ingin ta’at kepada Rasul-Nya, pembimbing ummat dengan risalah beliau.
  6. Untuk memperoleh Ridho Allah (InsyaAllah).
  7. Merupakan wujud tanda bersyukur atas nikmat-Nya yang tiada putus.
  8. Seluruh ulama sepakat bahwa hukum menutup aurat itu wajib.
  1. Meninggikan darjat wanita dari belenggu kehinaan yang hanya menjadi objek nafsu semata.
  2. Menutup aurat sesuai untuk semua wanita yang mau menjaga dirinya dari objek nafsu semata.
  3. Saya ingin menjadi wanita solehah.
  4. Saya tengah berusaha mencapai derajat taqwa.
  5. Menutup aurat hanya untuk taqwa.
  6. Penutup aurat adalah identitas wanita muslimah.
  7. Menjauhkan diri dari azab panasnya api neraka di hari kemudian.
  8. Isteri-isteri Rasulullah berbusana muslimah.
  9. Para sahabiah (sahabat Rasulullah yang wanita) juga berbusana muslimah.
  10. Untuk meninggikan izzah Islam.
  11. Untuk meninggikan izzah (kemuliaan) diri sebagai wanita (muslimah).
  12. Menutup aurat untuk melindungi diri.
  13. Membuat saya lebih merasa aman.
  14. Menjaga diri dari gangguan lelaki gatal.
  15. Menjaga diri dari obyek pandangan lelaki yang hanya ingin ‘cuci mata’.
  16. Menjaga diri dari objek syahwat lelaki.
  17. Menjaga diri dari mata lelaki yang bernafsu.
  18. Menjaga diri dari tangan-tangan lelaki yang ingin meraba.
  19. Menghindar dari zina mata dan zina hati.
  20. Merupakan pencegahan dari perbuatan zina itu sendiri.
  21. Menutup aurat dapat menghindari saya dari sikap-sikap yang negatif.
  22. Meuntup  aurat dapat menghapus keinginan-keinginan yang menyimpang.
  23. Membuat saya lebih bersahaja.
  24. Membuat saya lebih khusyu’.
  25. Mejauhkan saya dari perbuatan dosa (insyaAllah).
  26. Membuat saya malu bila berbuat dosa.
  27. Mendekatkan saya pada Allah.
  28. Mendekatkan saya pada Rasulullah.
  29. Mendekatkan saya pada nabi-nabi-Nya.
  30. Mendekatkan saya pada sesama muslim.
  31. Mendekatkan saya pada ajaran Islam.
  32. Membuat saya tetap ingin belajar tentang Islam.
  33. Membuat saya selalu merasa haus akan ajaran Islam.
  34. Membuat saya tetap ingin menjalankan ajaran Islam.
  35. Merupakan satu barometer telah terbentuknya suatu lingkungan yang Islami.
  36. Membedakan diri dari penganut agama lain.
  37. Memudahkan dalam mengenali sesama saudari seiman.
  38. Memperkuat tali silaturahmi dan ukhuwah sesama muslimah.
  39. Menghilangkan keraguan saya bila ingin menyapa saudari muslimah.
  40. Memudahkan menanamkan rasa sayang-menyayangi sesama saudara/saudari seiman.
  41. Membuat saya lebih terlihat anggun.
  42. Membuat saya terlihat menyenangkan.
  43. Membuat saya lebih terlihat wanita.
  44. Tidak terlihat seperti laki-laki.
  45. Membuat saya selalu berada dalam lingkungan yang Islami.
  46. Menutup aurat menjaga saya dari pergaulan yang salah.
  47. Memudahkan saya (dengan izin Allah) mengenal lelaki yang soleh.
  48. Dengan keta’atan pada Allah, Allah akan memberikan kemudahan-Nya.
  49. Memudahkan saya dalam berdakwah..
  50. Membuat lebih mudah bergerak.
  51. Menutup aurat menjagaku sehingga tidak terlihat lekuk-lekuk tubuh
  52. Sangat susah bila memakai pakaian wanita seperti trend saat ini (yang ketat).
  53. Saya tidak suka memakai seluar yang ketat.
  54. Seluar yang ketat dapat menyebabkan kanser rahim karana suhu di sekitar rahim tidak teratur (Panas).

  1. Melindungi kulit wajah dari make up yang dapat merosak kulit.
  2. Melindungi kulit dari sengatan sinar matahari.
  3. Mengurangkan risiko penyakit kanser kulit.
  4. Pancaran matahari dapat mengurangi kelembaban kulit sehingga kulit jadi kering.
  5. Mengurangkan munculnya bintik-bintik hitam pada permukaan kulit akibat perubahan pigmen di usia tertenu.
  6. Melindungi rambut dari debu-debu yang berterbangan.
Debu-debu itu dapat mengotori rambut dan menyebabkan rambut mudah kotor yang menyebabkan kebotakan.
  1. Membuatkan saya untuk hidup lebih sederhana.
  2. Menghindari hidup yang membazir.
  3. Membuat diri tidak silau dengan kemegahan dunia dan segala perhiasannya.
  4. Membuat saya lebih memikirkan hal lain selain model dan perhiasan.
  5. Menempatkan wanita menjadi subjek dalam proses pembangunan ummat.
  6. Membuat saya merasa menjadi wanita sejati..
  7. Diawali dengan menutup aurat, saya ingin menapak jalan ke surga
seruan ini bukan dari ulama atau mufti, tetapi seruan ini dari Allah yang menjadikan kamu. Hairannya, manusia terima semua yang diberi oleh Pencipta seperti makan, minum, kesihatan, rezeki dan banyak lagi kalau ingin dihitung sudah pasti manusia tidak dapat menghitungNya, nikmat Tuhan.

Minggu, 08 Januari 2012

Manusia Berkepribadian Penolong

Add caption
              Manusia berkepribadian menolong di motivasi oleh kebutuhan untuk dicintai, dihargai, dan untuk mengekspresikan perasaan positif mereka kepada orang lain. kelebihan orang-orang berkepribadian ini dalam pergaulan adalah orang ini penuh perhatian, menghargai orang lain, murah hati, hangat, jenaka, dan mengasuh. Namun bukan berarti orang berkepribadian ini "perfect" dalam pergaulan, orang-orang ini juga mempunyai kekurangan dalam pergaulan seperti, cenderung mengendalikan, posesif, dan kurang tulus, mengapa? karena mereka kesulitan meminta secara langsung apa yang mereka inginkan, mereka juga cenderung memanipulasi sesuatu untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.
            

         Manusia berkepribadian penolong biasanya lebih memilih untuk berkecimpung dalam pekerjaan yang berhubungan dengan orang lain, mereka sering kali terlibat dalam profesi yang memberi bantuan seperti konselor, guru atu petugas kesehatan. mereka senang bersosialisasi dengan orang lain, mencari pengalaman baru dilingkungan yang berbeda dengan menggali khazanah batinnya.


                                                                                                  Sumber : Eneagram

Jumat, 30 Desember 2011

Keuntungan lain Facebook untuk wanita ^^



Banyak hal yang bisa Anda lakukan di Facebook. Tidak hanya sebagai wadah bersosialisasi, situs jejaring ini juga bisa dijadikan tempat untuk memantau dan memengaruhi orang lain.

Menurut beberapa pria, wanita bisa memanfaatkan Facebook, tidak hanya dalam hal positif, tapi juga hal negatif. Salah satunya jika terkait masalah hubungan dengan lawan jenis.

Berikut opini beberapa pria yang membeberkan hal mengejutkan yang bisa dilakukan wanita di Facebook.

1. Membuat profil palsu untuk menguntit mantan pacar
Hal satu ini mungkin tampak sedikit ekstrem. Tapi, banyak wanita sengaja membuat profil palsu untuk bisa memantau mantan pacar tanpa diketahui pasangannya. Daripada menelepon atau mengirimkan sms, sekadar menulis “Apa kabar?” di wall Facebook, cara ini memang lebih aman.

2. Memanipulasi penampilan
Menurut pria, tidak sedikit wanita yang sering memasang foto di Facebook untuk menampilkan citra diri yang tidak sesuai realitas. Dalam foto-foto mungkin ingin terlihat lebih seksi dan berani atau sebaliknya, dan berlawanan dengan kenyataan. Hati-hati, hal ini bisa menjadi bumerang buat wanita.

3. Menulis status berlebihan dan provokatif
Status di Facebook bisa dibaca siapa saja dan banyak wanita yang mengggunakannya untuk tujuan provokasi atau pamer. Bagi pria, hal yang paling menyebalkan adalah “curhat”, soal kehidupan pribadi di status. Menurut pria, lebih baik berbicara langsung daripada mengumbarnya di Facebook, karena kesannya seperti mengharap belas kasihan. Selain itu, pamer soal kelebihan atau tempat yang didatangi dan langsung memasangnya di status.

4. Memasang foto ambigu
Status sudah berhubungan dengan seseorang, tetapi dalam beberapa foto terlihat mesra dengan pria lain. Hal ini seperti ingin “membakar” rasa cemburu pasangan dengan cara kekanakan. Foto ambigu itu juga menurut pria, sengaja untuk membuat orang lain mempertanyakan hubungannya, dan memberikan perhatian padanya.

5. Status hubungan palsu
Beberapa wanita lajang banyak memasang status hubungan dengan “in a relationship”. Hal ini dilakukan untuk menghindari reaksi “kasihan” orang atas statusnya yang masih lajang. Hal ini menurut pria, sangat tidak masuk akal, karena justru status tersebut menghambatnya mendapat
pasangan. Apakah Anda juga melakukan hal sama? Hati-hati, menurut opini pria, kebiasaan ini bisa menjadi bumerang bagi wanita!!


Sumber : rangkuman dari pendapat temen-temen Facebook ^^

Minggu, 18 Desember 2011

Kisah asal mula Kuningan



Pada masa dahulu sunan gunung jati, salah seorang dari wali songo pergi ke negeri cina menyebarkan agama Islam. Ia bertemu dengan kaisar Tiongkok yang seorang Tartar. Kaisar Tiongkok itu menguji Sunan Gunung Jati dengan menanyakan apakah putrinya yang bernama Ong Tien Neo pada waktu itu sedang mengandung. Sunan Gunung Jati tanpa ragu-ragu menjawab Ya! Bahkan menurutnya, putri itu akan melahirkan  seorang putra dalam waktu dua atau tiga bulan lagi. Sang Kaisar menjadi murka mendengar  jawaban itu.Ia yakin bahwa putrinya pada saat itu masih perawan.
Karena jawaban itu ,Sunan Gunung Jati di tuduh sebagai wali palsu. Ia kemudian di hukum dengan di ceburkan ke laut. Berkat rahmat Allah Swt, Sunan Gunung Jati selamat di bawa arus laut sehingga terdampar kepantai Cirebon  yang memang tempat kediamannya. Ong tien Nio sangat sedih ketika mendengr bahwa Sunan Gunung Jati telah di hukum oleh ayahnya. Ia merasa lebih kesal lagi karena ia memang hamil secara mukjizat. Mengetahui hal ini, Kaisar sangat menyesali perbuatannya karena telah mempermainkan seorang saleh. Demi menebus dosanya, Ia kemudian mengirim Ong Tien Nio ke Cirebon untuk di nikahkan degan Sunan Gunung Jati.
Setelah menjadi istri Sunan Gunung Jati, Ong Tien Nio kemudian melehirkan seorang putra yang di perolehnya secara gaib itu di suatu kota yang terletak di lereng Gunung Ceremai. Pangeran kecil itu di beri  nama Aria Kemuning karena warna kulit tubuhnya yang kuning muda. Kota tempat kelahirannya itu kemudian diberi nama Kuningan. Hingga saat ini  di Kuningan ada satu makam, yang di anggap sebagai makam Aria Kemuning. Makam itu sampai saat ini diziarahi oleh banyak orang.

*Sumber: Sejarah untuk anak(Yudhistira)

Sabtu, 10 Desember 2011

Sumber Inspirasirasi Buku Zero To Hero



1)      Al-Qur’an Al-Karim
2)      An-Nawawi, Riyadhus Shalihin, Al-Ma’arif, Bandung.
3)      An-Nawawi, Syarah Hadist Arbain, Hazanah Ilmu, Solo, 1996.
4)      ‘Aidh Bin Abdullah Al Qarni, DR. Jangan Bersedih, IBS, Bandung, 2004.
5)      ‘Aidh Bin Abdullah Al Qarni, DR. Kunci Sukses, Al I’tishom, Jakarta, 2005.
6)      Abbas As-Sissi, Dakwah Dan Tarbiyah, Al-Quds, Jakarta 1994.
7)      Abduh Rabbani, Aktifis Harokah Dambaan Umat, Pustaka Al-Bayyinah, Jakarta, 1993.
8)      Abdul Bara’ Sa’ad Bin Muhammad Ath Thakhisi, Tazkiyatun Nafs, Pustaka Mantiq, Surakarta, 1996.
9)      Abdul Qadir Abu Faris, Tashawwur Islami, Media Idaman, Surabaya, 1994.
10)   Abdullah Nashih Ulwan, 5 Taujih Ruhiyah, Media Idaman, Surabaya, 1994.
11)   Abdullah Nashih Ulwan, Pendidikan Anak Dalam Islam, CV. Assyifa’ Semarang, Tanpa Tahun.
12)   Abdullah Nashih Ulwan, Tarbiyah Akhlakiyah, Amal Sehat Press, Jakarta, 1994.
13)   Abdullah Nashih Ulwan, Tarbiyah Ruhiyah, Rabbani Press, Jkarta, 1993.
14)    Abu Ahmad MArwan, Yang Tegar di Jalan Dakwah, YP2SU, Yogyakarta, 1992.
15)   Abu Ridha, Urgensi Tarbiyah dalam Islam, Inqilab Press, Jakarta, 1994.
16)   Ahmad Faried, DR., Menyucikan Jiwa, Risalah Gusti, Surabaya, 1994.
17)   Bobbi De Potter, et.all. Quantum Teaching, Kaifa, Bandung, 2000.
18)   Fathy Yakan, Komitmen Muslim Kepada Harakah Islamiyah, Najah Press, 1994.
19)   Fathy Yakan, Komitmen Muslim Sejati, Era Intermedia, Solo.
20)   Hafidhuddin, Didin, 2000. Makalah Sistem Pendidikan Islam Solusi Perbaikan Moral Generasi Bangsa.
21)   Hasan Al-Banna, Kajian Penting dalam Sirah Nabi dan Sejarah Islam, Risalah Gusti, Surabaya, 1994.
22)   Hasan Al-Banna, Hadist Tsulatsa’,Era Intermedia, Solo, 2000.
23)   Hasan Al-Banna, Risalah Pergerakan, Era Intermedia, Solo, 1998.
24)   Ibnu Qudamah Al-Maqdisi, Mukhtashar Minhajul Qashidin, Mu’assasah ‘Ulumul Qur’an, Damsyiq-Beirut, 1978.
25)   Ibnul Qoyyim, Terapi Penyakit Hati, Pustaka Mantiq, Solo, 1996.
26)   Jasim Badr Al-Muthawi, Efisiensi Waktu, Risalah Gusti, Surabaya, 1993.
27)   Khalid Muhammad Khalid, Karakteristik Perihidup 60 Sahabat Rasulullah, Diponegoro, Bandung, 1992.
28)   Khurram Murad, Generasi Qur’ani, Risalah Gusti, Surabaya, 1992.
29)   Muhammad Shalih Al-Munajjid, Obat Lemahnya iman, Darul Falah, Jakarta, 1995-1415H.
30)   Najib Khalid ‘Amir, Tarbiyah Rasulullah, Gema Insani Press, Jakarta, 1994.
31)   Rahmat Abdullah, KH. Untukmu Kader Dakwah Bijak, Pustaka Da’watuna, Jakarta, 2004.
32)   Said bin Al-Kahthani, DR, Dakwah Islam Dakwah Bijak, Gema Insani Press, Jakarta, 1994.
33)   Said Hawwa, Jalan Ruhani, Mizan, Bandung, 1995.
34)   Said Hawwa, Membina Angkatan Mujahid 2, Al-ishlahy Press, Jakarta, 1993.
35)   Sayyid Bin Abdul Maqshud bin Abdurrahim, Merajut Hati Terapi Praktis Menyeimbangkan Nurani Menuju Ilahi, Risalah Gusti, Surabaya, 1994.
36)   Sayyid Muhammad Nuh, Terapi Mental aktifis Harakah, Pustaka Mantiq, Solo, 1994.
37)   Sayyid Muhammad Nuh, Manhaj Rasul Menanamkan Ruhul Jihad pada Jiwa para Sahabat, Pustaka Amanah, Solo, 1994.
38)   Sayyid Kuthub, Petunjuk Jalan (Ma’alim Fith Thariq), Media Dakwah Jakarta, 1987.
39)   Sayyid Kuthub, Fi Zhilaalil Qur’anm Juz. 1, Bina Ilmu, Surabaya, 1982.
40)   Sayyid Kuthub, Fi Zhilaalil Qur’anm Juz. 12,  GIP, Jakarta, 2001.
41)   Sholah Abdul Fatah Al-Kholidi, DR, Membedah Qur’an versi Qur’an, Pustaka Progressif, Surabaya, 1997.
42)   Valentine Dinsi, Jangan Mau Seumur Hidup Jadi Orang Gajian, Lets Go, Jakarta, 2004.
43)   Wibowo, B.S. dkk., 2002.  SHOOT, Kiat Praktis Manajemen Pengembangan SDM untuk Pribadi, Tim dan Lembaga dalam Meraih Sukses Dunia Akhirat. Bandung : PT Syamil Cipta Media.
44)   Yusuf Al-Qaradhawi, DR, Ikut Ulama Yang Mana?, Prores-sif, Surabaya.
45)   Yusuf Al-Qaradhawi, Fiqh Prioritas, Rabbani Press, Jakarta 1997.
46)   Yusuf Al-Qaradhawi, Iman dan Kehidupan, Bulan Bintang, Bandung, 1987.
47)   Yusuf Al-Qaradhawi, Karakteristik Islam, proressif, Surabaya, 1997.
48)   Yusuf Al-Qaradhawi, Sistem Masyarakat Islam, CIP, Solo, 1997.
49)   Yusuf Al-Qaradhawi, Totalitas Islam, Rabbani Press, Jakarta 1993.
50)   Kumpulan Makalah, Ceramah dan Manuskrip.
51)   Bendel Majalah Inthilaq, Lembaga Pengkajian Dunia Islam, Jakarta, 1992-1993.
52)   Bundel Majalah Sabili.
53)   Bundel Majalah Tarbawi.
54)   Bundel Majalah Saksi.
55)   Bundel Majalah Ghoib.
56)   Bundel Majalah Ummi.
57)   Bundel Majalah Hidayatullah.
58)   Bundel Majalah Da’watuna.
59)   Kliping berbagai surat kabar.